Ilustrasi pengelolaan keuangan Treasury
Keuangan • Manajemen Risiko Update 2026 • ~7 menit baca

Treasury Adalah: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja dan Bedanya di Pemerintah vs Perusahaan

Treasury bukan sekadar “bagian keuangan”. Ia adalah fungsi yang menjaga likuiditas, mengatur pendanaan, menempatkan dana menganggur, dan melindungi organisasi dari risiko kurs & suku bunga.

Ringkasan Isi

Klik untuk lompat ke bagian yang Anda butuhkan.

Apa Itu Treasury? (Jawaban Cepat)

Treasury adalah fungsi pengelolaan keuangan yang berfokus pada kas (cash), pendanaan (funding/utang), investasi jangka pendek, dan manajemen risiko (misalnya kurs dan suku bunga) agar entitas—pemerintah maupun perusahaan—tetap likuid, aman, dan efisien.

Intinya

Uang tersedia saat dibutuhkan (likuiditas).

Optimasi

Dana idle tetap produktif dengan risiko terukur.

Proteksi

Lindungi cashflow dari gejolak pasar.

Catatan praktis: Jika Anda mengelola bisnis/proyek besar, treasury membantu memastikan arus kas rapi, kebutuhan dana terencana, dan risiko keuangan lebih terkendali.

1) Definisi Treasury

Treasury adalah fungsi/departemen yang mengelola aset dan liabilitas keuangan sebuah entitas—terutama kas, pendanaan, investasi jangka pendek, serta risiko keuangan.

Terjemahan gampangnya: treasury itu “pengatur napas” keuangan. Bukan hanya menghitung uang, tetapi memastikan uang tersedia saat dibutuhkan, tidak menganggur sia-sia, dan tidak mudah “terkaget” oleh gejolak pasar.

Komponen kunci Treasury

  • Likuiditas: memastikan dana siap untuk kebutuhan harian.
  • Pendanaan (funding): strategi pinjaman/obligasi/modal kerja.
  • Investasi jangka pendek: menempatkan cash idle secara aman.
  • Manajemen risiko: suku bunga, kurs, kredit, dan operasional pembayaran.
  • Tata kelola: kebijakan limit, approval, dan kepatuhan.

2) Fungsi Utama Treasury

A

Cash Management

Memastikan kas cukup untuk operasional dan kewajiban jangka pendek. Termasuk monitoring saldo, jadwal pembayaran, dan cash flow forecasting.

B

Funding & Debt Management

Menentukan kebutuhan dana, memilih sumbernya, dan mengatur struktur tenor serta biaya bunga agar tetap sehat.

C

Investment Management

Menempatkan kas menganggur ke instrumen yang likuid dan relatif aman untuk menjaga nilai + imbal hasil wajar.

D

Financial Risk Management

Mengelola risiko kurs (FX), suku bunga, likuiditas, dan risiko operasional pembayaran. Pada korporat, ini sering terkait strategi hedging.

3) Treasury dalam Pemerintahan

Dalam konteks negara, treasury berperan memastikan pembiayaan belanja negara berjalan, pengelolaan kas publik rapi, serta strategi pembiayaan/utang dilakukan secara terukur.

  • Menjaga ketersediaan dana untuk belanja rutin dan program publik.
  • Mengelola penerimaan dan penjadwalan pengeluaran.
  • Mengatur strategi pembiayaan/utang agar pembayaran tetap tepat waktu.
  • Mendukung stabilitas fiskal melalui pengelolaan kas yang disiplin.

Orientasi utama: stabilitas dan layanan publik — bukan profit.

4) Treasury dalam Perusahaan

Di perusahaan, treasury menjadi “ruang kendali” arus kas dan risiko. Target besarnya: likuiditas aman, biaya dana efisien, dan risiko terukur.

Operasional Lancar

Memastikan tagihan vendor, gaji, dan kewajiban lain dibayar tepat waktu.

Tumbuh Terencana

Merancang strategi pendanaan untuk ekspansi, investasi, atau proyek baru.

Working Capital

Mengatur modal kerja agar arus masuk-keluar lebih “halus” dan sehat.

Proteksi Margin

Mengelola risiko kurs/suku bunga agar margin dan cashflow lebih stabil.

5) Perbedaan Mendasar: Pemerintah vs Korporat

Perbedaannya bukan pada “cara menghitung uang”, tetapi pada tujuan, sumber dana, dan indikator sukses.

  • Tujuan: pemerintah fokus stabilitas & layanan publik; perusahaan fokus profit & nilai pemegang saham.
  • Sumber dana: pemerintah dari pajak/obligasi/pendapatan negara; perusahaan dari penjualan/pinjaman/investor.
  • Ukuran kinerja: pemerintah pada ketahanan fiskal & tata kelola; perusahaan pada efisiensi biaya dana, cash conversion cycle, dan perlindungan margin.

6) Teknologi Treasury: TMS, Otomatisasi, dan AI

Di 2026, banyak treasury bergerak ke model yang lebih real-time berkat sistem dan otomatisasi.

Treasury Management System (TMS)

Mengkonsolidasikan saldo bank, approval pembayaran, pelaporan risiko, dan forecasting cashflow agar kontrol lebih rapi.

Otomatisasi & Analitik

Mengurangi proses manual seperti rekonsiliasi dan routing pembayaran, serta membantu deteksi anomali transaksi.

AI untuk Prediksi Cashflow

Meningkatkan akurasi forecasting dan mempercepat penilaian risiko (kurs/suku bunga) untuk keputusan yang lebih cepat berbasis data.

Intinya: teknologi membuat treasury lebih cepat, lebih akurat, dan lebih kuat dalam kontrol.

7) Tabel Perbandingan (Ringkas)

Aspek Treasury Pemerintah Treasury Korporat
Tujuan Stabilitas fiskal & layanan publik Likuiditas aman, biaya dana efisien, nilai perusahaan
Sumber Dana Pajak, obligasi negara, pendapatan negara Penjualan, pinjaman, obligasi/saham, investor
Fokus Kas negara, pembiayaan, utang publik Cash management, funding, hedging, working capital
Risiko Utama Defisit, tekanan fiskal, krisis global Kurs, suku bunga, likuiditas, risiko operasional pembayaran
Horizon Jangka panjang (ketahanan negara) Pendek–menengah (siklus bisnis & investasi)

8) Kesimpulan

Treasury adalah fungsi kunci yang memastikan uang bergerak tepat waktu, risiko terkendali, dan keputusan pendanaan lebih sehat. Di negara, treasury membantu stabilitas fiskal. Di perusahaan, treasury menjaga napas operasional dan memperkuat pertumbuhan.

Butuh Konsultasi Pengelolaan Kas & Pendanaan?

Jika Anda sedang menyiapkan proyek, ekspansi bisnis, atau ingin merapikan arus kas dan strategi pendanaan, kami bantu mapping kebutuhan dana + risiko agar lebih aman dan terukur.

9) FAQ Treasury

Treasury adalah apa?

Treasury adalah fungsi pengelolaan kas, pendanaan, investasi jangka pendek, dan risiko keuangan agar organisasi tetap likuid, efisien, dan aman dari gejolak pasar.

Apa bedanya treasury dengan accounting?

Accounting fokus pada pencatatan dan pelaporan transaksi (historis). Treasury fokus pada pengelolaan uang secara real-time dan strategis: likuiditas, pendanaan, penempatan dana, dan manajemen risiko.

Apa tugas utama treasury di perusahaan?

Cash management, pengaturan pembayaran, strategi pendanaan, pengelolaan risiko kurs/suku bunga, serta proyeksi arus kas agar operasional lancar.

Kenapa treasury penting untuk bisnis?

Karena bisnis bisa untung di laporan tetapi tetap bermasalah jika kas macet. Treasury menjaga likuiditas, biaya dana, dan stabilitas cash flow.

Treasury Management System (TMS) itu apa?

TMS adalah sistem untuk mengelola aktivitas treasury: konsolidasi saldo bank, workflow approval pembayaran, forecasting cash flow, dan pelaporan risiko agar kontrol lebih rapi dan cepat.